Beranda / BELITUNG / Selamat! Empat Wartawan Belitung Lulus UKW PWI Babel 2026: Teguhkan Profesionalisme dan Integritas Jurnalistik

Selamat! Empat Wartawan Belitung Lulus UKW PWI Babel 2026: Teguhkan Profesionalisme dan Integritas Jurnalistik

PANGKALPINANG, TARGET BABEL – Wartawan bukan sekadar menyampaikan kabar, melainkan menjaga kebenaran, merawat integritas, dan mempertanggungjawabkan setiap informasi yang sampai kepada publik.

Pesan tersebut mengemuka dalam penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Angkatan XII Tahun 2026 di Cordela Hotel Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026).

Ucapan selamat dan apresiasi khusus patut disematkan kepada empat wartawan asal Kabupaten Belitung yang turut mengikuti dan berhasil menuntaskan UKW tersebut. Keempatnya adalah S. Gumay dan Edy Haryadi dari BilitonNews.co, Dicky Muchtar dari Belitonginfo, serta Ali Hasmara dari Infolintarnews.

Ali Hasmara, peserta UKW jenjang Utama sekaligus Ketua PWI Kabupaten Belitung, menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta dari Belitung. Ia berharap, UKW menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme dan keberanian wartawan dalam mengungkap fakta. Menurutnya, keberanian harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, integritas, dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat sekaligus Koordinator Penguji UKW Babel 2026, Atal S Depari, menegaskan bahwa UKW bukanlah akhir perjalanan seorang wartawan. Kompetensi harus dibuktikan melalui kerja jurnalistik yang akurat, independen, berimbang, dan dapat dipercaya. Ia juga mengingatkan agar wartawan tidak berhenti belajar setelah dinyatakan kompeten, sementara peserta yang belum berhasil diharapkan kembali mengikuti UKW dengan persiapan lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Babel, Replianto, menyampaikan bahwa secara keseluruhan peserta yang dinyatakan kompeten terdiri atas enam orang jenjang Utama, 10 orang jenjang Madya, dan 10 orang jenjang Muda. Adapun peserta yang belum kompeten tercatat dua orang pada jenjang Muda dan tiga orang pada jenjang Madya.

Pelaksanaan UKW ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas wartawan di tengah derasnya arus informasi digital, sebab kecepatan menyampaikan berita harus tetap berjalan beriringan dengan ketelitian, verifikasi, dan tanggung jawab.

Pada akhirnya, profesionalisme wartawan tidak hanya tercermin dalam sertifikat yang diperoleh, tetapi juga dalam keberanian menyuarakan fakta dan keteguhan menjaga etika. Sebab, sebuah berita mungkin selesai dibaca dalam hitungan menit, tetapi kejujuran dan kepercayaan yang dijaganya akan meninggalkan makna jauh lebih panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *